Pertemuan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi para startup digital Indonesia untuk masuk ke kancah global,” – Mounir Mahjoubi

Pada Juli 2018 lalu, KIBAR dan Digitaraya mengadakan studi banding ke Eropa untuk mengenal ekosistem startup di berbagai negara. Salah satu negara yang menjadi agenda kunjungan KIBAR adalah Prancis. Kunjungan ini disambut dengan sangat baik oleh  Menteri Digital Prancis, Mounir Mahjoubi, di Viva Tech, sebuah convention startup terbesar di dunia.

Sebagai respons tindak lanjut dari pertemuan di Prancis tiga bulan lalu, kali ini giliran KIBAR yang berkesempatan menyambut Menteri Digital Prancis Mounir Mahjoubi di Menara by KIBAR pada Senin, 17 September 2018. Kunjungan istimewa ini digelar secara antusias di Rombak Event Space dengan agenda pertukaran informasi mengenai ekosistem startup  di masing-masing negara, startup pitch dari lima startup Indonesia yang terpilih, menelaah kemungkinan kerja sama, dan sesi berjejaring.

Yansen Kamto menjelaskan filosofi dari salah satu sudut karya yang ada di Menara by KIBAR kepada Mounir | Dok: Menara by KIBAR

Dalam kunjungan ini, beberapa startup  pada sektor-sektor yang menjadi fokus Mounir termasuk dalam jajaran audiens yang berkesempatan untuk memperkenalkan usaha mereka secara langsung. Beberapa startup tersebut adalah Kata.ai, Expedito, Nergiavis, Pasienia, dan Reblood yang bermain pada sektor AI (Artificial Intellegence), energi, logistik, dan kesehatan.

Dari Food court ke Station F

Sebagai pembuka rangkaian acara,  Yansen Kamto, Chief Executive KIBAR, bercerita mengenai perjuangannya membangun KIBAR. Dengan misi memberdayakan anak muda Indonesia untuk membangun startup, ia memulai usahanya tujuh tahun lalu tanpa modal dengan menggunakan food court sebagai ‘kantor’ pertamanya.

Pengorbanan ini ternyata tidak sia-sia, terbukti KIBAR telah berhasil menjadi pembangun ekosistem startup terdepan di Indonesia. Bahkan, tahun ini KIBAR sukses tur keliling Eropa untuk memperluas jejaring ke eksekutif dan pemerintahan beberapa negara di Eropa, seperti Belanda, Italia, Prancis, dan Swedia.

Di Prancis inilah Yansen dan KIBAR mengunjungi beberapa situs startup seperti NUMA, Google Office, la gaité lyrique, YouTube Space, dan Station F. Dari kunjungan tersebut, KIBAR secara langsung menciptakan jalur untuk bekerja sama dengan Mounir Mahjoubi yang menyambut mereka dengan hangat saat tur Eropa. Ia menyebutkan, tur Eropa tersebut dilakukan sebagai usaha untuk mengundang lebih banyak orang untuk berkolaborasi dengan pelaku startup di Indonesia. Sebagai simbol apresiasi dan juga mutual respect, Yansen mewakili KIBAR memberikan Mounir sebuah hadiah.

Pemberian Hadiah karya kolaborasi dari Kreavi & Kratoon untuk Mounir Mahjoubi diserahkan oleh Yansen Kamto selaku Chief Executive KIBAR | Dok: Menara by KIBAR

Mounir Mahjoubi, Seorang Politisi dan juga Pengusaha

Setelahnya, Mounir memberikan sepatah-dua patah kata bagi para hadirin. Ia menyampaikan bahwa kedatangannya ke sini disebabkan oleh keinginannya untuk mengenal lebih dalam audiens yang terdiri dari para pelaku startup dan entrepreneur di Indonesia.

Mounir Mahjoubi memberikan pidato singkatnya mengenai perkembangan startup digital di kancah global | Dok. Menara by KIBAR

Mounir Mahjoubi sendiri telah menjabat sebagai Menteri Digital Prancis sejak Juni 2017. Selain berkarir sebagai seorang politisi, Mounir juga pebisnis andal yang memiliki ketertarikan terhadap teknologi sejak muda dan berhasil menjadi seorang yang influential di ekosistem digital startup di Prancis pada usia 34 tahun.

Salah satu usaha rintisan yang sempat dibangunnya adalah FairSense, Mounir & Simon, dan LeBridge. Ketika ditanya mengenai tujuan kunjungannya ke Indonesia, Mounir Mahjoubi mengatakan “Pertemuan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi para startup digital Indonesia untuk masuk ke kancah global.”

Dalam pidatonya, Mounir membahas mengenai entrepreneurship dan pentingnya memiliki tujuan dalam berbisnis agar menghasilkan kesuksesan dan dampak nyata bagi masyarakat. Sebagai pengusaha, Mounir memiliki visi untuk mengubah dunia dari hal-hal kecil ke hal-hal besar. Ia percaya jika kita benar-benar berdedikasi untuk mengubah dunia, kita akan lebih percaya diri dan percaya terhadap produk yang kita hasilkan. Selain itu, Mounir juga mengungkapkan bahwa pengusaha, pemerintah, dan NGO seharusnya bekerja sama karena mereka beraksi dengan cara yang serupa.

Hal yang paling penting disampaikan oleh Mounir adalah bahwa usaha digital tanpa terbantahkan telah mengubah masyarakat kita lebih jauh ke arah yang lebih baik. Semua orang sekarang bisa mendapat akses informasi, pendidikan, dan orang-orang yang diinginkan. Oleh karena itu, penting bagi para pelaku startup untuk terus bereksperimen serta bereksplorasi agar terus berkembang.

KIBAR Sebagai Gerbang Kolaborasi Global

Setelah Mounir Mahjoubi selesai berpidato, acara berlanjut dengan startup pitching session. Sesi di mana lima startup terpilih mempresentasikan startup mereka kepada Mr. Mahjoubi. Sesi ini bertujuan agar, Mounir Mahjoubi mengenal startup-startup yang hadir lebih dalam. Beberapa pertanyaan serta insight pun diberikan kepada para startup untuk mengembangkan usaha masing-masing.

Startup Pitching oleh Adhi Murbini dari Nergiavis, salah satu startup yang bergerak di bidang energi | Dok: Menara by KIBAR

Melalui acara kunjungan oleh Mounir Mahjoubi ke markasnya, KIBAR telah resmi menjadi gerbang utama bagi para startup di Indonesia untuk mengepakkan sayap secara global. Secara tidak langsung, KIBAR juga telah membangun kemitraan dengan akselerator yang mampu mendukung untuk meningkatkan ekosistem digital dalam pendanaan, teknologi, atau pun jaringan.

Sesi foto bersama startup dengan Mounir | Dok: Menara by KIBAR

Setelah pertemuannya dengan Mounir selesai, Yansen Kamto mengatakan, “Kami senang oleh kunjungan Mounir ke Menara oleh KIBAR. Ini adalah peluang penting bagi startup Indonesia untuk menjadi lebih dikenal di tingkat internasional, untuk belajar dari dan berkolaborasi dengan Prancis, dan untuk menekankan pentingnya negara ini dalam ekosistem startup global.”

BACA JUGA:  Mau Bikin Startup? Cari Idenya di Sini
Categories: Tech & Startups