KokBisa Channel kembali mendapatkan kehormatan untuk bertemu Presiden RI, Joko Widodo, kali ini di Istana Negara untuk memenuhi undangan acara silaturahmi Presiden RI dengan peserta penerima manfaat Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Rabu (23/05) lalu.

KokBisa Channel yang diwakili oleh Co-Founder Gerald Bastian berkesempatan mengikuti kegiatan Presiden Jokowi yang pada hari itu bersilaturahmi dengan peserta penerima manfaat yang betul-betul merasakan pelayanan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Peserta yang diundang ke Istana Negara ini merupakan perwakilan dari 92,4 juta peserta yang masuk ke dalam kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ditanggung oleh APBN. Selain itu, Presiden Jokowi juga menerima silaturahmi Kepala Daerah yang berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) di wilayah kerjanya.

Selain bersilaturahmi, Presiden Jokowi berdialog untuk memastikan para peserta JKN-KIS mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik sesuai dengan hak dan prosedur yang berlaku. Beliau juga memastikan Program JKN-KIS dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi wujud kehadiran Negara bagi penduduknya saat membutuhkan pelayanan kesehatan. “Penggunaan Kartu Indonesia Sehat ini sangat penting untuk pelayanan kesehatan di Indonesia. Pada prakteknya, jika ada kecurangan atau pungutan biaya, jangan takut untuk melapor,” pesan Presiden Jokowi.

Sampai dengan 18 Mei 2018 jumlah peserta BPJS Kesehatan sudah mencapai 197.644.315 jiwa. Dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 22.085 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Puskesmas, Dokter Praktek Perorangan, Klinik Pratama, RS Kelas D dan Dokter Gigi), 2.379 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (Rumah Sakit dan Klinik Utama), serta 2.685 fasilitas kesehatan penunjang seperti Apotik dan Optik yang tersebar di seluruh Indonesia.

KokBisa dan para kreator lain yang diundang ke Istana Negara | Dok: KokBIsa

Gerald bukan satu-satunya kreatif muda yang diundang datang ke Istana Negara. Ia juga ditemani 4 anak muda Indonesia lainnya yang dianggap memberikan pengaruh positif, seperti Kevin Hendrawan (TV Host dan YouTuber yang banyak sharing mengenai teknologi), Rio Ardhillah (Content Creator yang banyak membahas topik humor dan Penulis Novel Bonsai Boy), Adinda Falla (Dokter dan Blogger), dan Eno Bening (Content Creator yang menciptakan Podcast Indonesia yang banyak membahas video online di Indonesia dan seluruh dunia).

“Pemerataan penggunaan fasilitas kesehatan KIS ini sangat luar biasa dari Sabang sampai Merauke, bahkan sampai ada testimoni dari penerima manfaat. Begitu banyak yang terbantu dan terlindungi berkat program ini,” tutur Gerald, yang kagum dengan manfaat program JKN-KIS yang dinilai mampu menghindarkan masyarakat dari risiko jatuh miskin akibat membayar biaya pelayanan kesehatan penyakit katastropik yang mayoritas berbiaya tinggi. Bahkan berdasarkan hasil penelitian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat FEB UI tahun 2017, pada tahun 2016 Program JKN-KIS telah menyelamatkan 1,16 juta orang dari kemiskinan. Tak hanya itu, JKN-KIS juga telah melindungi 14,5 juta orang miskin dari kondisi kemiskinan yang lebih parah.

Lalu kapan masyarakat dapat menggunakan kartu JKN-KIS ini? Presiden Jokowi menjawab dengan gurauan jenaka khas Beliau, “Waktu yang paling baik untuk menggunakan kartu ini adalah… dengan tidak menggunakannya. Kamu sakit kok seneng?” yang kemudian langsung disambut dengan gelak tawa para peserta. “Meski sekarang sudah enak, kita harus selalu waspada supaya kalau sakit kita bisa mengeluarkan biaya dengan seminim mungkin, bahkan tidak sama sekali,” kata Gerald berpendapat. Mencegah memang lebih baik daripada mengobati. Buktinya Presiden Jokowi pun rutin berolahraga setiap hari, mulai dari jogging, panahan, hingga tinju. “Setiap pagi saya minum jamu temulawak dan jahe, yang diberi madu sedikit,” ungkap Presiden Jokowi membocorkan rahasia tubuh bugarnya.

BACA JUGA:  Aplikasi Pasienia Juara Dunia Kompetisi Google
Categories: Education Health