Masih ingat dengan komitmen TEMPO untuk terus berinovasi melalui kolaborasi dengan ekosistem digital di ulang tahunnya yang ke-47 Maret lalu? TEMPO kembali memberikan bukti dengan berkolaborasi bersama KIBAR, meresmikan “ruang & tempo”, sebuah coworking space yang bertempat di Gedung TEMPO lantai 8, Rabu (16/05) lalu. Coworking space ini akan dikelola oleh KUMPUL, mitra strategis KIBAR, yang telah berpengalaman di bidang coworking management.

“ruang & tempo” berkomitmen membantu para anggotanya untuk berkembang bersama dengan memberikan dukungan dari program-program dengan kompetensi yang dibutuhkan. Tak hanya menginisiasi program-program dan proyek-proyek yang mengembangkan kualitas para talenta lokal dengan rekan strategis, ruang & tempo Coworking Space juga menyediakan tempat bagi seluruh anggotanya untuk berkolaborasi dalam mengembangkan industri digital. Area  bekerja bersama memang kini makin menjadi kebutuhan untuk menyuburkan gagasan kreatif dan inovatif, terutama bagi kalangan muda.

Sudut ala kelas STOVIA di ruang & tempo | Dok: ruang & tempo

Triawan Munaf, Ketua Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, yang diberi kehormatan untuk meresmikan ruang & tempo Coworking Space pun menunjukkan dukungan positifnya. “Saya sendiri, baru masuk saja menjadi terinspirasi untuk menjadi lebih kreatif. Tempat ini sangat nyaman, kreatif, dan setiap sudut dihias dengan penuh makna,” tutur Triawan mengungkapkan pendapatnya mengenai ruang kerja bersama tersebut. Diharapkan nantinya “ruang & tempo” yang berfokus pada acara-acara pemberdayaan anak muda Indonesia khususnya di bidang teknologi dan kreatif ini dapat mewakili semangat kaum muda kreatif untuk terus berkarya bagi Indonesia.

Chief Executive KIBAR Yansen Kamto pun meyakini bahwa kolaborasi tersebut adalah kunci menumbuhkan inovasi. Kerja sama dengan TEMPO ini menurutnya merupakan komitmen KIBAR untuk terus mengembangkan ekosistem startup Indonesia melalui kolaborasi dengan media terkemuka yang memiliki visi yang sejalan dengan KIBAR.” Pada akhirnya saya berharap tempat ini akan memberikan ruang dan waktu dan menjadi bagian dari sebuah perubahan dan kemajuan. Kita bisa membayangkan dengan adanya semangat kolaborasi di era digital yang mana semua orang punya kesempatan yang sama sehingga mengibarkan merah putih di kancah global!” ujar Yansen.

Dari kiri ke kanan: Yansen Kamto (Chief Executive, KIBAR), Arif Zulkifli (Pemimpin Redaksi, Majalah TEMPO), Mardiyah Chamim (Direktur Eksekutif, Tempo Institute), Tety Sianipar (CTO, Kerjabilitas), Hanung Bramantyo (Sutradara film), Triawan Munaf (Kepala Bekraf RI), Faye Alund (CEO, KUMPUL), dan Budi Setyarso (Pemimpin Redaksi, Koran Tempo) | Dok: ruang & tempo

Lalu apa keistimewaan “ruang & tempo” dibandingkan coworking space lainnya? Faye Alund, CEO Kumpul & Ketua Asosiasi Coworking Indonesia, menjelaskan bahwa coworking space seluas 700 meter persegi ini dibagi menjadi tiga bagian, yaitu ruang bangkit, bersatu, dan berjuang. “Di coworking space ini startup, gerakan, komunitas dapat terhubung dengan jejaring dan sumber daya TEMPO. Tidak banyak media besar yang seprogresif TEMPO dalam membuka diri melalui ruang kolaboratif seperti coworking space,” ungkap Faye. Ruang yang merupakan hasil kolaborasi dari TEMPO Media, KIBAR, Tempo Institute, dan KUMPUL ini menyatukan nilai-nilai, perjuangan, program-program, serta kelas-kelas dari para kolaborator. “Bersama ruang & tempo ini kami merayakan kebersamaan, bangkit, bersatu, dan berjuang!” lanjut Faye.

Direktur Utama PT Tempo Inti Media Toriq Hadad pun mengatakan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan tujuan perusahaan untuk berkontribusi terhadap industri melalui pengembangan kapasitasi generasi penerus. “Kolaborasi ruang & tempo adalah bentuk inisiatif Tempo untuk tetap relevan dan terhubung dengan generasi muda. Bersama KIBAR dan KUMPUL yang merupakan mitra strategis, kami yakin misi ruang & tempo untuk membangun ekosistem digital dan kreatif dapat tercapai,” ucap Toriq Hadad.

BACA JUGA:  Kumpul Kreavi Episode 36: Dolan Dolen Kibarkan Kreasi Anak Muda Indonesia Lewat Board Games