Akhir pekan lalu, Kreavi kembali mengadakan Kumpul Kreavi, gathering santai yang mempertemukan mahasiswa dengan para pekerja kreatif yang telah berpengalaman dan kompeten di bidangnya. Di episodenya yang ke-34 ini, Kreavi menggandeng Sixtales, sekelompok anak muda yang memiliki misi untuk saling memberi inspirasi dan motivasi melalui ilustrasi berkualitas. Mereka mengangkat “Ilustra(di)si”, sebagai tema utama talk show yang diselenggarakan di ROMBAK Event Space lantai 2, Menara by KIBAR, pada hari Sabtu (17/03) siang.

Para peserta sedang diberikan tantangan untuk memberi ilustrasi dari cerita yang dibagikan oleh tim Kreavi | Dok: Menara by KIBAR

Melalui tema tersebut, Kreavi dan Sixtales mengajak para ilustrator untuk dapat menghidupkan kembali nilai-nilai tradisi yang terkandung dalam dongeng atau cerita anak dan memberikan kontribusi dalam melahirkan konten-konten yang bermanfaat, salah satunya melalui ilustrasi dari cerita anak. Tak disangka, antusiasme peserta begitu besar hingga memenuhi ROMBAK Event Space. Lebih dari 140 peserta dari latar belakang beragam, seperti mahasiswa DKV, para dosen, illustrator, desainer, pemerhati anak, guru PAUD, dan orang tua beserta anak-anaknya menjaring ilmu, membangun relasi, dan menambah inspirasi, khususnya dalam melestarikan dongeng-dongeng yang mengangkat nilai dan tradisi berbagai daerah di Indonesia.

Vicki Andika dan Vicko Andika, anak muda kembar yang turut mendirikan Sixtales | Dok: Menara by KIBAR
Kak BudiBaikBudi dari Ayo Dongeng Indonesia menyapa peserta dengan dongeng interaktif | Dok: Menara by KIBAR

Talk show “Ilustra(di)si” menghadirkan narasumber-narasumber lintas bidang, seperti Vicko Andika (Pengagas Sixtales), Lenny Wen (Kreator ilustrasi dan Cerita Anak), Herlina Kartaatmaja (Dosen dan Kreator Ilustrasi Anak), dan BudiBaikBudi (Storyteller dari Ayo Dongeng Indonesia yang ternyata juga adalah desainer). Pembahasannya bergulir seputar bagaimana sebagai kreator dapat menghidupkan kembali nilai-nilai tradisi yang terkandung dalam cerita dongeng agar dapat melahirkan konten bermanfaat melalui karya ilustrasi. “Masih banyak cerita-cerita dongeng yang bisa diperkenalkan. Orang-orang mungkin hanya tahu Timun Mas dan Si Kancil, tapi sebenarnya banyak kok dongeng lain yang bisa diceritakan, atau bahkan membuat dongeng sendiri. Budaya mendongeng harus lebih ditradisikan, baik dalam bentuk lisan atau tulisan,” tutur Vicko.

 

Peserta Kumpul Kreavi eps.34 membagikan pengalamannya dalam membuat buku cerita ilustrasi buatannya | Dok: Menara by KIBAR

BACA JUGA:  KRATOON ACADEMIA: Belajar Animasi, Gak Pakai Ribet!
Foto bersama, dari kiri ke kanan: Vicky Andika & Vicko Andika dari SIxtales, Lenny Wen, Kreator ilustrasi dan Cerita Anak, Herlina Kartaatmaja, Dosen dan Kreator Ilustrasi Anak, dan BudiBaikBudi dari Ayo Dongeng Indonesia | Dok: Menara by KIBAR

Yang istimewa dari rangkaian Kumpul Kreavi kali ini adalah selain Talk Show, juga digelar pameran ilustrasi dari 24 karya para member Sixtales dan 8 karya pemenang Kreavi Workout #7 bertemakan “Dongeng Indonesia” yang berlangsung selama satu pekan di ROMBAK Event Space, Menara by KIBAR. Selain itu juga diadakan Workshop “Membangun Cerita Melalui Ilustrasi Anak Bersama Sixtales”, keesokan harinya (18/03) di lantai 3. Dari 140 orang yang mendaftar berhasil tersaring dan terpilih sebanyak 30 peserta workshop yang juga datang dari berbagai macam profesi, seperti dosen, mahasiswa, pelajar, freelancer, hingga Youtubers. Materi workshop kali ini tentang bagaimana membangun cerita melalui ilustrasi anak. Hasil dari workshop diharapkan dapat membangun semangat berkarya para kreator muda melalui cerita dongeng dan nilai-nilai tradisi Indonesia agar dapat menciptakan konten bermanfaat serta menginspirasi kreator lainnya.

Pameran hasil karya “Kreavi Workout” | Dok: Menara by KIBAR
Vicko Andika (Penggagas Sixtales) sedang memberikan materi tentang ilustrasi kepada peserta. | Dok: Menara by KIBAR
Tampak peserta workshop mengikuti kegiatan dengan seksama | Dok: Menara by KIBAR

 

Categories: Creative