“Perubahan adalah satu-satunya hal yang konstan,” kata seorang filsuf Yunani, Heraclitus. Perubahan dan manusia serta kehidupan bermasyarakat selalu saling mempengaruhi. Tak dapat dipungkiri, era digital memudahkan setiap orang mengakses segala informasi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Salah satu yang saat ini sedang menjadi sorotan adalah bagaimana teknologi, dengan perkembangannya yang sangat pesat, menuntut dilakukannya banyak upaya penyesuaian di berbagai lini kehidupan. Teknologi seharusnya menjadi bala bantuan yang tepat, alih-alih menjadi momok yang menghambat atau merusak.

Lalu bagaimana dunia pendidikan menyikapi dan mengoptimalkan teknologi? Hal-hal itulah yang menjadi fokus utama dari NGOBROL PUBLIK, sebuah kegiatan pertemuan dan diskusi yang diadakan oleh Pesta Pendidikan, Kamis, 15 Maret lalu di ROMBAK Event Space, Menara by KIBAR, Lantai 2, Jalan Raden Saleh Raya No. 46 A, Cikini, Jakarta Pusat.

Tema yang diangkat kali ini adalah “Pendidikan di Era Digital”, dengan narasumber-narasumber yang mumpuni di bidang pendidikan dan keluarga, seperti Adi Respati (Education, Research and Technology Head, Websis for Edu), Rizky Muhammad (Founder & CEO, Youthmanual), Aranggi Soemardjan (Founder & CEO, Clevio), dan Gerald Sebastian (Co-Founder & Business Development, Kok Bisa), serta Najelaa Shihab (Penggagas, Pesta Pendidikan) sebagai Moderator. Dilakukan dalam format talkshow dan diskusi interaktif, masing-masing narasumber memaparkan praktik baik yang dilakukan dalam komunitas dan organisasi yang mereka tekuni di hadapan sekitar hampir 70 peserta dari latar belakang yang berbeda-beda, di antaranya pemerhati pendidikan, mahasiswa, content creator, dan masyarakat umum. Setelah itu, dipandu oleh moderator, para peserta NGOBROL PUBLIK mengajukan berbagai pertanyaan dan menanggapi narasumber dalam diskusi yang bermakna.

Dalam dunia pendidikan, penggunaan teknologi telah dirasakan banyak membantu proses belajar dan mengajar baik, secara langsung sebagai alat belajar, atau sebagai metode yang digunakan untuk membantu pembelajaran. Teknologi juga membantu mempermudah proses memahami diri sendiri sebagai bekal untuk belajar, sehingga membantu anak didik untuk lebih maksimal menyerap ilmu. Begitu banyak ruang gerak yang muncul akibat kehadiran teknologi. Namun, seperti layaknya setiap proses intervensi lainnya, penggunaan teknologi sebagai alat harus selalu disesuaikan dengan kebutuhan, tujuan, serta karakter penerima manfaat atau pembelajaraan itu sendiri. Yang juga tidak kalah pentingnya, bagaimana akhirnya tetap terjadi keseimbangan lewat upaya memaksimalkan manfaat yang diperoleh dari teknologi dan meminimalisir dampak-dampak negatifnya.

Najelaa Shihab | Dok: Menara by KIBAR

“Kami mengadakan Pesta Pendidikan, karena kami merasa harus ada lebih banyak pendidikan yang memanfaatkan teknologi,” tutur Najelaa Shihab. Bersama-sama dengan komunitas dan organisasi yang lain, NGOBROL PUBLIK berusaha untuk melihat urgensi suatu isu pendidikan dari sudut pandang yang kaya. Berbagai sudut pandang dihadirkan dari dan untuk komunitas/organisasi yang bergerak di ruang lingkup pekerjaan dan sasaran yang berbeda serta berbagai pembahasan praktik baik dari pengelolaan program, komunitas, dan organisasi pendidikan pun dilakukan untuk memperkuat kapasitas komunitas/organisasi. Hasilnya, diharapkan NGOBROL PUBLIK dapat membuka jejaring antar komunitas/organisasi untuk berkolaborasi serta menjadi pemantik atas ide inovasi program pendidikan dan juga kolaborasi di antara pemangku kepentingan pendidikan.

Dari kiri ke kanan: Najeela Shihab (Penggagas, Pesta Pendidikan), Arangga Soemardjan (Founder & CEO, Clevio), Gerald Bastian (Co-Founder & Business Development, KokBisa Channel), Rizky Muhammad (Founder & CEO, Youthmanual), dan Adi Respati (Education, Research & technology Head, Websis For Edu) | Dok: Pesta Pendidikan

 Dan ternyata benar, banyak peserta diskusi yang datang akhirnya berkolaborasi dengan para pembicara yang hadir dan kegiatan dilanjutkan dengan inisiasi kerja barengan untuk pendidikan yang hasil kolaborasinya bisa dilihat di Pesta Pendidikan 2018, yang akan dilaksanakan bulan depan. Kamu ketinggalan acara ini? Cek lini masa Pesta Pendidikan di Instagram: @pestapendidikan dan Facebook: Pesta Pendidikan.

Para Peserta dan Pembicara Foto Bersama | Dok: Pesta Pendidkan

BACA JUGA:  Tulus Hingga Walikota Risma Bicara Soal Wirausaha di Creativepreneur Corner 2017
Categories: Creative Education