Riliv. Dok.pribadi

 

TEMPO.COJakarta -Tingginya angka kasus bunuh diri membuat Audrey Maximillian Herli resah. Kian hari, angka bunuh diri di dunia, termasuk di Indonesia, kian meningkat. Dari 1 orang per 40 detik pada 2015, kasus bunuh diri diperkirakan bertambah menjadi 1 orang per 20 detik pada 2020.

Menurut Audrey, masalah ini berawal dari kurangnya akses ke perawatan kesehatan mental, termasuk terapi kejiwaan. Banyak orang yang merasa malu untuk datang dan berkonsultasi dengan psikolog atau dokter jiwa, atau tidak mengetahui solusi lain. Padahal, menurut dia, banyak cara bagi seseorang untuk memulihkan kesehatan mental, termasuk melalui obrolan atau mencurahkan keluhan kepada orang yang tepat.

Baca: Inilah 16 Start-Up Terbaik Pilihan Koran Tempo

Berawal dari masalah itu, Audrey mulai berpikir untuk merancang sebuah aplikasi yang memungkinkan seseorang mencurahkan masalahnya. Lulusan sistem informasi Universitas Airlangga ini kemudian mengajak dua rekannya, Christopher Herli dan Fachrian Anugerah, untuk membuat platform obrolan serta konsultasi.

Pada Agustus 2015, tiga sekawan ini meluncurkan Riliv, aplikasi private messaging perantara seseorang yang bermasalah dengan “Reliever” alias penenang batin.

Reliever yang dimaksudkan adalah para ahli ilmu kejiwaan. Audrey dan timnya bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia Jawa Timur untuk menggandeng psikolog ahli (expert) dan mahasiswa jurusan psikologi sebagai tenaga reguler.

Para penenang batin itu pun berinteraksi dengan pengguna aplikasi Riliv, memberikan saran-saran atau sekadar ucapan yang menentramkan. Sebagai imbal balik, pengguna memberikan wisdom point atau penilaian atas jasa si Reliever.
Saat ini, Audrey dibantu enam rekannya dalam mengoperasikan Riliv.

Aplikasi ini telah diunduh lebih dari 8.000 kali dan menangani ribuan kasus kejiwaan. Dengan aplikasi ini, Audrey berharap orang-orang yang memiliki masalah kejiwaan, atau bahkan depresi, tidak merasa sendirian. “Selalu ada orang-orang baik yang peduli dan mendengar kita semua.”

BACA JUGA:  'Reblood: The Life Force Awakens', Donor Darah ala Milenial

Tempo Media Group menyerahkan penghargaan “ Startup Pilihan Koran Tempo 2017” di Gedung Siola, Genteng, Surabaya, Senin, 18 Desember 2017. Penghargaan ini diterima oleh 16 usaha rintisan atau start-up yang memenuhi beberapa kriteria, dari aspek bisnis hingga dampak sosial.

Reporter: Robby Irfany

Editor: Martha Warta

Originally posted on TEMPO.co