Sudah pernah nonton film pendek yang berjudul Kinetik? Kalau belum, tonton dulu ya, baru habis itu kita lanjutin ceritanya. Seru deh, pokoknya, inspiratif!

link to video

Nah, sudah selesai nonton film di atas, kan?

Kinetik ini merupakan sebuah judul film pendek karya Putri Indahsari Tanjung, atau akrab disapa Putri Tanjung.

Film ini menjadi awal mula dirinya menginisiasi sebuah gerakan yang ia beri nama #MudaBergerak. Gerakan ini untuk mendorong anak-anak muda di Indonesia agar bisa memberikan dampak positif bagi bangsa.

“Dari situ (Kinetik) kita nggak mau hanya bikin film pendek saja. Sesudah itu kita ajak kerjasama dengan Code For Indonesia dan Kreavi untuk membantu dan membesarkan lagi komunitas sosial di Indonesia dan membantu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi,” kata Putri yang juga CEO dari Creativepreneur Event Creator di Menara Kibar, Jakarta, Rabu (20/12/201).

Kinetik sendiri merupakan film yang memiliki pesan moral, mengisahkan tiga orang sahabat yang sudah sukses dan memiliki segalanya, namun masih ada kekosongan di hati mereka.

Dari kekosongan itu, mereka memiliki gagasan untuk melakukan aksi sosial dengan merenovasi sebuah sekolah.

Yang menarik, kisah merenovasi sekolah itu bukanlah adegan pura-pura semata. Namun, renovasi itu benar-benar dilakukan secara nyata untuk sebuah sekolah di Karawang, Jawa Barat. Tentunya melalui campaign #MudaBergerak.

Bergerak dan Berlanjut

Jadi, event #MudaBergerak ini membuka pendaftaran pada 20 Oktober 2017 lalu, dan sudah terjaring 284 komunitas sosial yang datang dari 78 kota di seluruh Indonesia. Setelah melalui tahapan seleksi, akhirnya terpilih lima komunitas sosial terbaik.

“Alhamdulillah, dari ratusan pendaftar kita mendapatkan lima komunitas yang luar biasa. Ini jadi momen yang sangat bahagia, bangga dan mengharukan karena saya bersyukur Muda Bergerak bisa dilaksanakan,” tambah Putri dengan mata berlinang haru.

BACA JUGA:  Ribuan Warga Surabaya Nikmati Festival Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan

Proses penyeleksian pun dilakukan oleh orang-orang yang kompeten di bidangnya. Ada yang namanya Anto Motulz (Creative Advisor, Kreavi), Desi Anwar (Director, CNN Indonesia), Vikra Ijaz (CMO, Kitabisa.com), Enda Nasution (Executive Director, #1000StartupDigital), Najwa Shihab (Jurnalis dan Duta Baca Indonesia) dan masih banyak lagi.

Kelima komunitas ini diberikan kesempatan untuk mengikuti Bootcamp #MudaBergerak yang mencakup berbagai materi seperti Design Sprint, Objective and Key Result, Branding and Positioning, Pembuatan konten Video, Social Media Marketing, Growth Hacking dan masih banyak lagi.

#MudaBergerak sendiri adalah sebuah gerakan untuk mengakselerasi dan membesarkan dampak baik komunitas sosial melalui teknologi dengan kolaborasi bersama developer dan desainer.

“Dengan ajang ini semoga bisa lebih banyak menginspirasi anak-anak muda Indonesia untuk bergerak demi bangsa, komunitas dan banyak orang dengan hal positif,” harap Putri.

Kelima komunitas tersebut adalah:

1. For Children Foundation

Sebuah organisasi non-pemerintah yang berfokus pada isu bullying pada anak di Indonesia. Komunitas ini sendiri sudah memiliki beberapa anggota di Jakarta dan Cianjur.

2. Garda Pangan

Merupakan komunitas asal Surabaya, menjadi pusat koordinasi makanan surplus berpotensi terbuang yang disalurkan pada masyarakat membutuhkan.

3. Gerakan Mendongeng Indonesia

Komunitas asal Malang, yang berfokus dalam menyajikan pembelajaran menyenangkan melalui dongeng kepada anak-anak.

4. Indonesia Berbicara

Sebuah komunitas berbasis di Jakarta yang memiliki visi menyebarkan kesadaran berpolitik kepada generasi muda Indonesia.

5. Klinik Jalanan

Komunitas asal Samarinda yang berfokus sebagai pusat pendidikan, pencegahan, pengobatan serta rehabilitasi anak jalanan yang menyalahgunakan inhalen.

“Saya selalu senang jika melihat anak muda lainnya mau bergerak untuk orang lain, bukan hanya untuk diri sendiri. Karena saya percaya, sebuah perubahan terjadi karena adanya pergerakan,” tandas Putri.

BACA JUGA:  Film Kinetik Memantik Gerakan Muda Bergerak

Dalam acara #MudaBergerak di Menara Kibar ini, ikut hadir pula Komisaris TransMedia Ishadi SK, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Chief Executive Kibar Yansen Kamto, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh teman-teman dalam Muda Bergerak ini. Memang kita kumpul di sini lihat startup. Semoga mereka ini bisa menjadi socialprenuers yang terus didukung,” ujar menteri yang akrab disapa Chief RA itu saat memberikan pesan.

 

Originally posted on Detikinet