Schraubenfabrik dijuluki sebagai mother of coworking. Julukan yang tidak berlebihan karena memang Schraubenfabrik secara resmi menjadi Co-Working space pertama di dunia. Schraubenfabrik didirikan oleh Stefan Leitner-Sidl dan Michael Pöll pada tahun 2002, di Wina, Austria.

Ide awal pendirian Schraubenfabrik adalah untuk membuat pusat entrepreneurship bagi para pegiat start-up. Tidak hanya diperuntukkan bagi para start-up digital, tetapi juga untuk berbagai macam jenis perusahaan, termasuk para freelancer.

Di Surabaya sendiri sudah terdapat beberapa Co-Working Space saat ini. Salah satunya yang baru diresmikan beberapa waktu lalu oleh Walikota Surabaya adalah Koridor Co-working Space, yang merupakan tempat berkumpulnya arek-arek Surabaya untuk mengeksplorasi kemampuan mereka dalam memanfaatkan teknologi dan membangun strat-up. Koridor Co-Working Space ini dibuka 24 jam untuk arek-arek Surabaya dan yang paling penting adalah untuk masuk area Koridor tidak dibebankan biaya alias gratis.

Ruang Tata Rupa Koridor Co-working Space Surabaya, yang berada di GedungSiola lantai 3 memiliki 7 unit koridor. Namun saat ini baru tiga unit yang telah diresmikan Walikota Risma, yakni ruang Paduraksa, ruang Baur, dan ruang Sesrawungan.

Rencananya, koridor lain yang dihuni kelompok-kelompok kreatif seperti Co-Work Space, Tata Rupa, Pahlawan Ekonomi, Pejuang Muda serta teman-teman Kreavi bakal diresmikan pada bulan November mendatang, tepatnya di Hari Pahlawan.

 

Photo By : Andy Pinaria

Originally posted on Cubicle.id

BACA JUGA:  Jump Start Your Character Design!