Sabtu, 30 September 2017 lalu telah berlangsung Kumpul Kreavi Episode 31  di Koridor Coworking Space – Surabaya. Kumpul Kreavi adalah sebuah ajang pertemuan kreator kreatif tanah air untuk saling berbagi dan menginspirasi, serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk berkolaborasi. Dengan tema “Jumpstart Your Character Design”, Kumpul Kreavi memiliki tujuan memberikan edukasi mengenai bagaimana merancang karakter desain secara maksimal, sehingga karya buatan anak bangsa mampu bersaing di ranah Internasional.

Joditha Winatajaya selaku Project Lead Kreavi memberikan sambutan. (Dok: Kreavi)

Kumpul Kreavi dibuka oleh Project Lead Kreavi, Joditha Winatajaya. Dalam sambutannya, Joditha menceritakan bahwa dalam industri kreatif masa kini, antar kreator harus saling berkolaborasi. Kolaborasi dapat menciptakan dampak yang lebih besar lagi, seperti halnya Kreavi yang berkolaborasi dengan Kratoon, Kokbisa, studio Morfosic, Goyipipi dan Eka Gustiwana bersama-sama bikin acara Kumpul Kreavi kali ini.

Sesi panel diskusi pertama menghadirkan Jack Cahyadi (Goyipipi), Elbert Santosa (Morfosic), Gerald Sebastian (Kok bisa) sebagai narasumber. Sesi yang dimoderatori oleh Alvin Nugraha membahas seperti apa karakter tersebut dinilai “iconic dan bagaimana proses kreatif terjadi.

Munculnya Goyipipi dapat menghidupkan semangat pemuda lebih semangat untuk berkarya di ranah Internasional. – Jacky Cahyadi, CEO Goyipipi. (Dok: Kreavi)
Seiring waktu banyak tanyangan lokal untuk remaja maupun anak-anak kurang mendidik, berawal dari hal itu Kokbisa ada sebagai alternatif tanyangan edukatif menggunakan media animasi dan kanal YouTube – Gerald Sebastian, Co-founder Kokbisa. (Dok:Kreavi)
Berawal dari ide menciptakan karakter taste-nya lebih ke Asia. Tercetuslah karakter Gumantra of Dalhaa dengan media sculpting. Dan hal yang harus dihindari oleh kreator adalah jangan hanya wacana tapi lakukan secara konsisten – Elbert Santoso, Owner Morfosic studio. (Dok: Kreavi)
Walikota Surabaya, Ibu Tri Rismaharini (Dok: Kreavi)

Walikota Surabaya, yaitu Ibu Tri Rismaharini atau yang lebih dikenal dengan “Bu Risma” juga turut membagikan ilmunya di depan anak-anak kreatif Surabaya. Menurut Bu Risma, Keberanian adalah yang paling utama dalam menciptakan sesuatu karena memang harus bisa bukan hanya sekedar ide, dan dunia kreatif tidak akan mati hingga kapan pun.

Sesi panel kedua menghadirkan Andy martin (CEO Kratoon Channel), Anto Motulz (Creative Advisor Kreavi), Eka Gutiwana (Music Composer) sebagai narasumber. Dalam sesi ini Alvin Nugraha membahas tentang pengembangan desain karakter di Indonesia dan langkah selanjutnya agar tetap bertahan. Sesi ini juga membahas mengenai karya anak bangsa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

BACA JUGA:  Kelas KokBisa: Semua Orang Bisa Kreatif Memvisualisasikan Ide!
Bikin sampai jadi – Andy martin, CEO Kratoon Channel. (Dok: Kreavi)
Pahami budaya kita sendiri dan hidupkan nilai – nilai Indonesia dalam sebuah karya – Anto Motulz, Creative Advisor Kreavi.
Pelajari trend dan jadikan suatu trend sebagai bahan untuk menciptakan karya yang bombastis – Eka Gutiwana, Music Composer. (Dok: Kreavi)

Usai selesai sesi dua, sesi ditutup dengan foto bersama narasumber dan moderator. Serta pemberian kenang-kenangan dari kreavi yang di serahkan oleh Joditha selaku Project Lead Kreavi.

 

Originally posted on Kreavi.

Categories: Community Creative