Markas baru untuk melahirkan para perusahaan rintisan digital (startup) tegak berdiri di jalan Raden Saleh Raya No.46A, Cikini, Jakarta. Tempat tersebut dinamakan Menara Kibar yang baru saja diresmikan pada hari ini, Rabu (19/7/2017).

Sebelumnya Kibar Kreasi Indonesia (Kibar) sebuah perusahaan pembangun ekosistem startup digital di tanah air ini memiliki kantor yang tak jauh dengan markas barunya sekarang ini, yakni di sekitaran Jalan Prof. Moh. Yamin, Menteng, Jakarta.

CEO sekaligus founder Kibar, Yansen Kamto, mengutarakan bahwa memiliki kantor dengan fasilitas lengkap untuk menggembleng startup adalah cita-citanya sedari dulu. Kini, Menara Kibar yang memiliki lima lantai ini bisa dijadikan wadah bagi para startup digital untuk menciptakan inovasi dan solusi di lingkungan sekitar.

“Lima tahun saya bicara itu (Menara Kibar), sekarang mimpi besar telah terwujud. Terima kasih untuk semuanya yang telah mendukung. Kementerian Kominfo, Google, ini sungguh sangat berarti,” ujar Yansen dalam sambutannya di Menara Kibar, Jakarta.

“Saya dedikasikan tempat ini, lima lantai plus rooftop, saya mau lebih banyak entrepreneur bergabung. Kita pengen menjadi wadah, lebih banyak menarik creators, innovators, entrepenuer untuk berkontribusi dan berkolaborasi memecahkan masalah bangsa,” tuturnya.

Google Lounge

Pada kesempatan ini juga, Kibar mengumumkan dibukanya Google Lounge yang berada di lantai dua. Tempat tersebut difokuskan sebagai wadah untuk menciptakan komunitas dan memperkuat eksosistem startup di Indonesia.

“Kami sangat senang bisa memperluas Jaringan Partner Google for Entrepreneurs di Indonesia, dengan menjalin kemitraan bersama Kibar di Jakarta. Kibar merupakan pemain utama dalam ekosistem startup di Indonesia, yang sangat berdedikasi untuk mengembangkan generasi penerus entrepreneur di Indonesia,” ucap Michael Kim, Partnership Manager Google for Entrepreneurs.

BACA JUGA:  Fenomena Bisnis Startup Indonesia yang Digandrungi Milenial

Kibar dan Google for Entrepreneurs akan menciptakan serangkaian program yang dapat diikuti oleh para anggotanya. Contoh program yang sudah pernah dilakukan adalah Campus Exchange Fintech yang diselenggarakan di Campus Sao Paulo, dan akses ke Google Demo Day, pelajaran programming khusus untuk entrepreneur wanita, dan masih banyak lagi.

Keberadaan Menara Kibar juga akan bergabung dengan 50 organisasi yang telah lebih dulu berkarya dalam kancah global di lebih dari 135 negara, termasuk di 6 Campus, sebutan untuk tempat yang dimiliki dan dioperasikan oleh Google, yang disediakan bagi para entrepreneur.

Itu artinya, Menara Kibar akan mendapatkan akses ke program Google for Entrepreneurs Passport, sehingga para anggota Google Lounge bisa mengakses lebih dari 20 tempat yang disediakan untuk partner Google yang tersebar di seluruh dunia, mulai dari Seoul sampai San Francisco.

“Anak muda Indonesia telah mengadopsi teknologi dan memberikan perubahan hingga terkenal di luar negeri, seperti Traveloka, HijUp, dan Go-Jek yang semua dari Indonesia. Kemitraan ini akan semakin memperkuat komitmen Google terhadap Indonesia, dan untuk membantu Indonesia supaya bisa menjadi negara dengan perkonomian digital terbesar di Asia Tenggara,” ucap Tony Keusgen, Managing Director Google Indonesia.

Kemitraan ini juga melengkapi upaya Google yang lebih luas untuk berinvestasi di startup dan ekosistem developer. Google berkomitmen untuk melatih sampai 100.000 developer seluler melalui tiga komponen: kurikulum universitas offlineuntuk para mahasiswa jurusan ilmu komputer, menerjemahkan berbagai kursus online ke dalam bahasa lndonesia, dan kombinasi workshop coding online/offlineyang dipandu oleh trainer, yang diberi nama lndonesia Android Kejar.

 

Originally posted on Detikinet

Categories: Uncategorized