Delapan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang dari berbagai fakultas membuat aplikasi Olride. Olride adalah aplikasi yang membantu berkomunikasi secara online dengan bengkel sekaligus booking antrean servis.

“Aplikasi ini mulai ada 17 Agustus 2016. Sampai sekarang sekitar seribu orang sudah mengunduh aplikasi ini di google play,” jelas Faza Abadi, mahasiswa semester 7 FIA UB, Minggu (18/12/2016).

Sudah ada sekitar 50 bengkel di Jawa Timur yang menjadi mitra kerja sama. Bengkel ini tersebar di Malang, Gresik, Sidoarjo, dan Surabaya.

Aplikasi online ini bisa membantu pemilik kendaraan menghindari antrean panjang dengan cara booking sejak dari rumah.

“Dasar membuat aplikasi ini adalah dari masalah yang ada. Saat ke bengkel, ternyata yang antre sudah banyak. Sepertinya ada yang booking lewat telepon,” kata Faza.

Dengan cara pemesanan ini, maka antrean bisa efektif. Mitra kerja sama bengkel sangat mengapresiasi karena saling menguntungkan. Selain mengandalkan booking, kelebihan aplikasinya bisa chatting dengan pengelola bengkel.

Sebelum membuat aplikasi ini, pernah dibuat aplikasi Banku. Yaitu menunjukkan tambal ban terdekat. Namun, pemilik motortidak hanya butuh tambal ban.

“Sementara ini baru untuk motor. Kami ingin merambah ke mobil pada tahun depan,” tambah Ibnu Ari, anggota tim lainnya.

 

Originally posted on Surya Malang

BACA JUGA:  Geekfest, Ciptakan Lingkungan Ekonomi Industri Digital Untuk Penggiat Kreatif Surabaya
Categories: Tech & Startups